PPID Universitas Airlangga

UNAIR Gandeng Universitas Utara Malaysia (UUM) Gelar Airlangga Summer Course

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
UNAIR-Kolaborasi-dengan-Universitas-Utara-Malaysia-UUM-Gelar-Airlangga-Summer-Course
UNAIR-Kolaborasi-dengan-Universitas-Utara-Malaysia-UUM-Gelar-Airlangga-Summer-Course

Departemen Ekonomi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Universitas Airlangga (UNAIR) menggelar program Airlangga Summer Course 2024. Berkolaborasi dengan Universitas Utara Malaysia (UUM), kegiatan itu berlangsung selama satu minggu mulai dari Senin (20/5/2024) hingga Senin (27/5/2024). Sebanyak 32 mahasiswa UUM dari fakultas Islamic Business School (IBS) dan 11 Mahasiswa Ekonomi Islam UNAIR bergabung dalam kegiatan summer course itu. 

Opening ceremony Airlangga Summer Course terselenggara pada Rabu (21/5/2024) di Aula Soepoyo, FEB UNAIR. Hadir dalam opening ceremony summer course, Dr Muhammad Fikri Aziz, dosen IBS UUM, Prof Dr Sri Herianingrum SE MSi selaku kepada departemen Ekonomi Syariah UNAIR, dan Noven Suprayogi SE MSi Ak, selaku ketua pelaksana kegiatan Airlangga Summer Course 2024.

“Terima kasih kepada UNAIR yang sudah maksimal memberikan fasilitas yang terbaik bagi kami. Semoga program positif ini lancar dan dirahmati oleh Allah, serta dapat memberikan impact yang positif antara Indonesia dan Malaysia, khususnya UNAIR dan UUM. Harapannya, program ini menjadi jalinan kerjasama dan ukhuwah yang berkepanjangan antara kita semua,” papar Dr Fikri dalam sambutannya.

Mahasiswa UUM berfoto bersama di depan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNAIR, Rabu, (21/5/2024). (Foto : PKIP UNAIR)

Perwujudan SDGs nomor 2, 3, dan 14

Summer Course itu bertema Accelerating the Empowerment of Coastal Communities with Environmental, Health, and Economic Digitalization Insights to Achieve the SDGs of No Poverty, Good Health and Well Being, and Life Below Water. Dari tema tersebut, summer course menjadi wujud pengabdian kepada masyarakat yang tinggal di daerah pesisir di Pulau Madura.

Puncak dari summer course itu adalah pengabdian masyarakat yang akan dilaksanakan di Desa Kwanyar, Bangkalan, Madura pada Kamis sampai Jumat (23-24/5/2024). Pengabdian masyarakat itu berupa pendampingan pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB), sertifikasi halal, dan pelatihan marketing serta pengenalan digital marketing kepada UMKM di daerah Kwanyar Barat, Bangkalan, Madura.

“Karena fokus tema kegiatan kita adalah SDGs maka kita nantinya akan praktik dengan community service di kampung nelayan. Disana kita akan belajar tentang halal certification sehingga selain pengabdian masyarakat, nanti antar mahasiswa kita bisa sharing dan belajar bagaimana sistem sertifikasi halal di Indonesia dan Malaysia,” terang Noven.

Antusiasme Mahasiswa Malaysia

Mahasiswa UUM mengaku untuk mencapai Surabaya membutuhkan perjuangan yang cukup panjang. Namun semua itu terbayar dengan pengalaman belajar di UNAIR yang menyenangkan. 

“Saya harus menempuh perjalanan darat dari Kedah ke KL (Kuala Lumpur, red) selama 10 jam. Lalu terbang dari KL ke Surabaya selama hampir tiga jam. Tentu saja lelah, tapi saya senang bisa singgah di Surabaya dan UNAIR, saya menunggu-nunggu hari ini,” ungkap Fatimah, Mahasiswa semester 4 IBS UUM.

Hidayat, mahasiswa Administrasi Muamalah dari UUM juga menyampaikan antusiasnya pertama kali mengunjungi Pulau Jawa. “Saya tertarik dengan kegiatan disini, terutama program yang akan bersama-sama dengan mahasiswa UNAIR ini,” ujar Hidayat.

Penulis : Febriana Putri Nur Aziizah

Editor : Khefti Al Mawalia

Berita Terkini
Bagikan
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp